Sabtu, 22 Februari 2025

Selamat Memperingati Hari Perdamaian dan Kesepahaman Dunia

 



Media Corporate Transformasinusa.com  
PT MUGI JAYA WASA 
CAPT.H. MOH. ANTON HERMAWAN E.P, S.E., M.M., CHRA., CLMA., C.Med  
CEO

23 Februari 2025

Pada hari ini, 23 Februari, kita memperingati Hari Perdamaian dan Kesepahaman Dunia, sebuah momen penting yang mengingatkan kita tentang pentingnya kekuatan kolaborasi dan kerja sama antar sesama. Hari ini adalah seruan untuk memperkuat komunikasi, empati, dan saling menghormati antara berbagai perspektif yang ada di dunia.

Sebagai bagian dari komitmen kami untuk membangun dunia yang lebih harmonis, baik di dalam perusahaan maupun masyarakat luas, kami mengajak semua pihak untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai perdamaian dan kesepahaman dalam setiap langkah kehidupan kita. Hanya dengan sikap saling menghargai, kita bisa menciptakan dunia yang lebih baik untuk generasi mendatang.

Kami berharap setiap individu dapat terus memperkuat rasa empati dan mengutamakan kedamaian dalam semua aspek kehidupan. Mari bersama-sama berkontribusi untuk menciptakan dunia yang penuh kedamaian, keberagaman, dan kesepahaman.



[ RED ] TIM MEDIA CORPORATE

Sabtu, 28 September 2024

Bak Luka Tertaburi Garam, Parahnya Kondisi Pengungsian Terdampak Guyuran Hujan

TRANSFORMASINUSAINFO.NET | Di sebuah kamp pengungsian di kawasan Mawasi, Khan Younis, Umm Mahmoud Abu Audeh berdiri memandangi tetangga-tetangganya yang mulai mengumpulkan anak-anak mereka di tenda-tenda sekitar. Beberapa detik kemudian, hujan deras turun, merendam tenda dan membasahi seluruh barang-barang mereka yang sederhana.

Umm Mahmoud tak punya persediaan lengkap untuk melindungi tenda dari hujan. Sementara, anak-anaknya sedang sakit dan terpaksa tinggal di dalam tenda ala kadarnya itu.

“Tiba-tiba hujan masuk dari segala arah, kami tidak tahu harus berbuat apa atau ke mana harus pergi. Tenda yang terbuat dari kain ini tidak cocok untuk musim dingin. Kami berharap dunia melihat kami dan melindungi kami, karena kami sudah hampir setahun hidup di jalanan,” ungkapnya, dikutip Al Jazeera, Sabtu (28/9/2024).

Sementara itu, Badriyah Abu Thurayya tidak memiliki terpal atau plastik untuk melindungi keluarganya dari hujan.

“Saya mengalami dua hari terburuk selama pengungsian, kasur dan semua selimut terendam air, saya tidak bisa menyelamatkan barang-barang saya atau anak-anak saya yang bahkan tidak memiliki pakaian musim dingin,” katanya.

Badriyah menambahkan, “Hujan masuk dari segala arah, dari tanah dan atap. Seandainya ada plastik. Kami berharap bisa kembali ke rumah sebelum musim dingin, tidak ada yang peduli dengan penderitaan kami.”

Seluruh pengungsi meminta terpal baru, tenda yang bisa melindungi mereka dari musim dingin, selimut tebal, dan juga pakaian.

Sejak 7 Oktober 2023, Israel melancarkan pembantaian di Jalur Gaza, menyebabkan lebih dari 136 ribu syahid dan luka-luka, sebagian besar di antaranya adalah anak-anak dan perempuan, serta lebih dari 10 ribu orang hilang.

Lebih dari 1,9 juta warga telah mengungsi dari berbagai wilayah di Jalur Gaza, tersebar di puluhan ribu tenda, ratusan sekolah, dan pusat pengungsian yang juga sering menjadi target serangan.

© Copyright 2019 TRANSFORMASINUSA INFO | All Right Reserved